METODE PENGENALAN PEKERJA SOSIAL
INDUSTRI DAN BISNIS DI KALANGAN MAHASISWA ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL DEMI
TERWUJUDNYA EKSISTENSI PROFESI PEKERJAAN SOSIAL
Daniel Turnip
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penulisan
Sekarang ini pekerja sosial telah terbentuk
sebagai profesi di banyak dunia. Sejak permulaanya di negara industri, pekerja
sosial telah tumbuh dengan pesat dan sekarang dikenal di banyak negara di
Afrika, Asia, Amerika dan Eropa. Sekolah-sekolah profesi pekerjaan sosial telah
didirikan di seluruh dunia, dan para pekerja sosial bekerja baik di
organisasi-organisasi pemerintahan maupun swasta di berbagai negara. Para
pekerja sosial diwakili oleh perkumpulan-perkumpulan professional di tingkat
nasional, regional, dan internasional. Kepentingan profesional pekerja sosial
diwakili pada tingkat internasional oleh the
international federation of social workers (IFSW) dan the international association of schools of social work (IAASSW).
Sejalan dengan perkembangan profesi
pekerjaan sosial, mulai berdiri berbagai sekolah profesi yang berada dibawah
naungan profesi pekerjaan sosial seperti social
work studies dan social welfare
studies diberbagai negara dibelahan bumi ini. Tidak hanya itu, di Indonesia
sekolah kejuruan dan profesi seperti STKS (Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial)
di Bandung dan Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial di beberapa Universitas di
Indonesia juga berkembang dan mulai menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat
bersaing dan menghasilkan profesi pekerja sosial yang berkualitas dan bermutu. Perkembangan
professional pekerjaan sosial telah disertai oleh semakin banyaknya mahasiswa
ilmu kesejahteraan sosial yang menjadikan profesi ini sebagai suatu hal yang
menguntungkan.
Para pekerja
sosial dan perbedaan unik lainnya dihadapkan pada kebutuhan pekerja sosial di
industri dan bisnis. Berbagai pihak mendukung bahwa pemunculan bidang ini
adalah salah satu profesi yang amat dibutuhkan (penting). Berdasarkan laporan
statistik Departemen Perburuhan di indonesia lebih dari 64% dari penduduk yang
berusia 16 tahun keatas, jumlahnya telah mendekati 140 juta orang, merupakan
angkatan kerja sipil dan yang jika para pekerja sosial benar-benar akan
memberikan pelayanan kemanusian, hal ini berarti bahwa bidang ini (industri dan
perusahaan) yang memberikan kesempatan emas bagi pelayanan pekerjaan sosial.
Sejumlah pekerja sosial yang berpandangan sama menyarankan bahwa mulai abad ini
mungkin diperlukan lebih banyak lagi para pekerja sosial yang bekerja dalam
lapangan Bisnis dan Industri bersama-sama dengan bidang pelayanan lain.
Perkembangan
dan kemajuan era modren kini, pelayanan-pelayanan kesejahteraan sosial telah
mencakup keberbagai bidang termasuk pekerja sosial sebagai suatu industri dan
bisnis. Profesi pekerjaan sosial industri ini belum begitu banyak dikenal masyarakat
dan mahasiswa. Beberapa perusahaan bisnis dan industry mulai mendatangkan para
pekerja sosial dalam program pelayanan mereka demi memperkenalkan pekerja
sosial industry dan bisnis tersebut. Beberapa perusahaan dan industri, besar dan
kecil, mulai memperkenalkan pekerja sosial ke dalam sistem kepegawaian untuk
membantu para pekerja dan keluarga mereka baik permasalahan individu, keluarga
dan masyarakat. Terdapat dua tujuan dalam penanganannya : kemanusiaan dan
peningkatan efisiensi dan efektifitas produksi.
Mahasiswa
ilmu kesejahteraan sosial sebagai regenerasi emas dalam melanjutkan tongkat
kelanjutan profesi pekerja sosial merupakan hal yang penting diperhatikan.
Sebagai mahasiswa yang tidak hanya cukup menjadi pekerja sosial biasa, juga
harus mampu memberikan kontribusi lain dalam hal peningkatan pelayanan dan
pengembangan profesi itu sendiri. Beberapa upaya selama ini dilakukan dalam
meperkenalkan profesi pekerja sosial belum mampu memberikan suatu dampak jelas
demi membumingnya profesi pekerja sosial ini.
Tulisan ini ingin memberikan solusi
dalam membumingkan dan meningkatkan eksistensi profesi pekerja sosial di
lingkungan kampus, masyarakat dan negara. Salah satu cara yang mungkin dapat
dilakukan yaitu pengenalan pekerja sosial industry dan bisnis dikalangan
mahasiswa kesejahteraan sosial, yang dimana mereka adalah sebagai objek dalam
penelitian dan sebagai agen of change (agen
perubahan) di waktu yang akan datang.
Dalam hal ini penulis akan
menyampaikan seberapa besar pengaruh pengenalan pekerja sosial industry dan
bisnis dikalangan mahasiswa dalam membumingkan profesi pekerjaan sosial
terutama di kampus, lingkungan dan negara.
B.
Rumusan Masalah
1.Bagaimana peran mahasiswa dalam
membumingkan profesi pekerjaan sosial?
2.Apa dampak pengenalan pekerja
sosial industri dan bisnis di kalangan mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial?
3.Bagaimana hasil pengenalan
pekerjaan sosial industry dan bisnis di kalangan mahasiswa ilmu kesejahteraan
sosial?
C.
Maksud Dan Tujuan
Maksud dan tujuan dilakukannya
penelitian ini adalah:
1. Untuk memberikan solusi alternative
dalam membumingkan profesi pekerja sosial.
2. Mengenalkan mahasiswa mengenai
pekerja sosial industry dan bisnis sebagai salah satu hal penting dalam ilmu
kesejahteraan sosial.






0 komentar:
Posting Komentar