Rabu, 18 Mei 2016

METODE PENGENALAN PEKERJA SOSIAL INDUSTRI DAN BISNIS DI KALANGAN MAHASISWA ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL DEMI TERWUJUDNYA EKSISTENSI PROFESI PEKERJAAN SOSIAL



METODE PENGENALAN PEKERJA SOSIAL INDUSTRI DAN BISNIS DI KALANGAN MAHASISWA ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL DEMI TERWUJUDNYA EKSISTENSI PROFESI PEKERJAAN SOSIAL

Daniel Turnip


Hasil gambar untuk peksos industri

BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Penulisan
Sekarang ini pekerja sosial telah terbentuk sebagai profesi di banyak dunia. Sejak permulaanya di negara industri, pekerja sosial telah tumbuh dengan pesat dan sekarang dikenal di banyak negara di Afrika, Asia, Amerika dan Eropa. Sekolah-sekolah profesi pekerjaan sosial telah didirikan di seluruh dunia, dan para pekerja sosial bekerja baik di organisasi-organisasi pemerintahan maupun swasta di berbagai negara. Para pekerja sosial diwakili oleh perkumpulan-perkumpulan professional di tingkat nasional, regional, dan internasional. Kepentingan profesional pekerja sosial diwakili pada tingkat internasional oleh the international federation of social workers (IFSW) dan the international association of schools of social work (IAASSW).
Sejalan dengan perkembangan profesi pekerjaan sosial, mulai berdiri berbagai sekolah profesi yang berada dibawah naungan profesi pekerjaan sosial seperti social work studies dan social welfare studies diberbagai negara dibelahan bumi ini. Tidak hanya itu, di Indonesia sekolah kejuruan dan profesi seperti STKS (Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial) di Bandung dan Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial di beberapa Universitas di Indonesia juga berkembang dan mulai menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat bersaing dan menghasilkan profesi pekerja sosial yang berkualitas dan bermutu. Perkembangan professional pekerjaan sosial telah disertai oleh semakin banyaknya mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial yang menjadikan profesi ini sebagai suatu hal yang menguntungkan.
Para pekerja sosial dan perbedaan unik lainnya dihadapkan pada kebutuhan pekerja sosial di industri dan bisnis. Berbagai pihak mendukung bahwa pemunculan bidang ini adalah salah satu profesi yang amat dibutuhkan (penting). Berdasarkan laporan statistik Departemen Perburuhan di indonesia lebih dari 64% dari penduduk yang berusia 16 tahun keatas, jumlahnya telah mendekati 140 juta orang, merupakan angkatan kerja sipil dan yang jika para pekerja sosial benar-benar akan memberikan pelayanan kemanusian, hal ini berarti bahwa bidang ini (industri dan perusahaan) yang memberikan kesempatan emas bagi pelayanan pekerjaan sosial. Sejumlah pekerja sosial yang berpandangan sama menyarankan bahwa mulai abad ini mungkin diperlukan lebih banyak lagi para pekerja sosial yang bekerja dalam lapangan Bisnis dan Industri bersama-sama dengan bidang pelayanan lain.
Perkembangan dan kemajuan era modren kini, pelayanan-pelayanan kesejahteraan sosial telah mencakup keberbagai bidang termasuk pekerja sosial sebagai suatu industri dan bisnis. Profesi pekerjaan sosial industri ini belum begitu banyak dikenal masyarakat dan mahasiswa. Beberapa perusahaan bisnis dan industry mulai mendatangkan para pekerja sosial dalam program pelayanan mereka demi memperkenalkan pekerja sosial industry dan bisnis tersebut. Beberapa perusahaan dan industri, besar dan kecil, mulai memperkenalkan pekerja sosial ke dalam sistem kepegawaian untuk membantu para pekerja dan keluarga mereka baik permasalahan individu, keluarga dan masyarakat. Terdapat dua tujuan dalam penanganannya : kemanusiaan dan peningkatan efisiensi dan efektifitas produksi.
Mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial sebagai regenerasi emas dalam melanjutkan tongkat kelanjutan profesi pekerja sosial merupakan hal yang penting diperhatikan. Sebagai mahasiswa yang tidak hanya cukup menjadi pekerja sosial biasa, juga harus mampu memberikan kontribusi lain dalam hal peningkatan pelayanan dan pengembangan profesi itu sendiri. Beberapa upaya selama ini dilakukan dalam meperkenalkan profesi pekerja sosial belum mampu memberikan suatu dampak jelas demi membumingnya profesi pekerja sosial ini.
Tulisan ini ingin memberikan solusi dalam membumingkan dan meningkatkan eksistensi profesi pekerja sosial di lingkungan kampus, masyarakat dan negara. Salah satu cara yang mungkin dapat dilakukan yaitu pengenalan pekerja sosial industry dan bisnis dikalangan mahasiswa kesejahteraan sosial, yang dimana mereka adalah sebagai objek dalam penelitian dan sebagai agen of change (agen perubahan) di waktu yang akan datang.
Dalam hal ini penulis akan menyampaikan seberapa besar pengaruh pengenalan pekerja sosial industry dan bisnis dikalangan mahasiswa dalam membumingkan profesi pekerjaan sosial terutama di kampus, lingkungan dan negara.

B. Rumusan Masalah
1.Bagaimana peran mahasiswa dalam membumingkan profesi pekerjaan sosial?
2.Apa dampak pengenalan pekerja sosial industri dan bisnis di kalangan mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial?
3.Bagaimana hasil pengenalan pekerjaan sosial industry dan bisnis di kalangan mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial?
C. Maksud Dan Tujuan
Maksud dan tujuan dilakukannya penelitian ini adalah:
1.     Untuk memberikan solusi alternative dalam membumingkan profesi pekerja sosial.
2.     Mengenalkan mahasiswa mengenai pekerja sosial industry dan bisnis sebagai salah satu hal penting dalam ilmu kesejahteraan sosial.




0 komentar:

Posting Komentar